Selasa, 14 Februari 2012

13 Feb Dispora OKUS Gelar Lomba Olah Raga Tradisional


Muaradua, Jurnal Sumatra
Dinas  Pemuda dan Olahraga  (Dispora) Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) menggelar festival olahraga tradisional untuk pertama kalinya di Bumi Serasan Seandanan. Momen tersebut berlangsung ketika Dispora di bawah kepemimpinan kepala dinas Subagio S.Sos.
Perhelatan itu  dibuka oleh Wakil Bupati OKU Selatan,  Dr.Hj Herawati Gatot S.Pm Kamis (9/2) lalu. Hadir pada  kesempatan itu seluruh kepala SKPD, para camat serta  peserta  festival Olaraga tradisional dari 19 kecamatan di Kabupaten OKU Selatan
         Kadispora, Subagio  mengemukakan, perlombaan olahraga  tradisional semacam itu dimaksudkan  untuk melestarikan budaya olaraga tradisional yang mulai tidak diminati oleh kalangan muda dan anak-anak pada umumnya. Dengan diadakannya perlombaan ini  diharapkan olahraga  tradisional mampu bersaing dengan olahraga
modern yang disukai oleh para pemuda dan anak-anak saat ini.
Subagio menambahkan perlombaan tersebut akan diadakan setiap tahun. Perlombaan olahraga tradisional tersebut antara lain enggrang, terompa gajah dan hadangan yang diikuti oleh peserta dari 19 kecamatan. Bagi pemenang lomba mendapatkan hadiah berupa tropi, medali dan akan dikirim ke propinsi untuk mewakili OKU Selatan dalam perlombaan  olahraga tradisional. (jon/****)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selasa, 14 Februari 2012

13 Feb Dispora OKUS Gelar Lomba Olah Raga Tradisional


Muaradua, Jurnal Sumatra
Dinas  Pemuda dan Olahraga  (Dispora) Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) menggelar festival olahraga tradisional untuk pertama kalinya di Bumi Serasan Seandanan. Momen tersebut berlangsung ketika Dispora di bawah kepemimpinan kepala dinas Subagio S.Sos.
Perhelatan itu  dibuka oleh Wakil Bupati OKU Selatan,  Dr.Hj Herawati Gatot S.Pm Kamis (9/2) lalu. Hadir pada  kesempatan itu seluruh kepala SKPD, para camat serta  peserta  festival Olaraga tradisional dari 19 kecamatan di Kabupaten OKU Selatan
         Kadispora, Subagio  mengemukakan, perlombaan olahraga  tradisional semacam itu dimaksudkan  untuk melestarikan budaya olaraga tradisional yang mulai tidak diminati oleh kalangan muda dan anak-anak pada umumnya. Dengan diadakannya perlombaan ini  diharapkan olahraga  tradisional mampu bersaing dengan olahraga
modern yang disukai oleh para pemuda dan anak-anak saat ini.
Subagio menambahkan perlombaan tersebut akan diadakan setiap tahun. Perlombaan olahraga tradisional tersebut antara lain enggrang, terompa gajah dan hadangan yang diikuti oleh peserta dari 19 kecamatan. Bagi pemenang lomba mendapatkan hadiah berupa tropi, medali dan akan dikirim ke propinsi untuk mewakili OKU Selatan dalam perlombaan  olahraga tradisional. (jon/****)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar